Thursday, May 26, 2016

Assessment for IAIN Cot Kala Students

Here are the materiah i've given during this semester. Please Read carefully and prepare yourself for the finl examination



Klik here ----- > LINK

Tuesday, April 26, 2016

Juara 1 Pengelola PAUD Lomba Apresiasi GTK dan Dikmas Tk Propinsi Aceh

Alhamdulillah Ya Allah....
Engkau berikan aku kesempatan untuk berprestasi
Berikan Hidayahmu agar aku selalu berprestasi dan berada di Jalanmu...

Wednesday, January 13, 2016

Big Family, with Sister in Law


My Princess


Homemade Pancake


Happy 3rd Anniversary






Saturday, January 2, 2016

Mari Membaca sejak dini: Nadyas' Book of Halo Balita

I always try my best to teach my daughter to love and enjoy reading the book. Since she was a baby I've bought some books to encourage her of reading such as a teether book and pillow book.

This time as she's getting bigger, I bought a book which called "Halo Balita". These books are great. Beside of encouraging her to love reading, it contains a good content  thus she understand a good value in life.
You can check the values on the website, or next time i'm gonna post it.

Catatan untuk anakku

Pas banget deh, aq pagi ini dapet email forward yg isinya puisi di bawah ini. Dulu udah pernah dapet sih dan kalo gak salah penulisnya Ratih Sanggarwati (CMIIW ya). Ber-kaca2 mata aku bacanya... inget anakku di rumah.... hiks.......

Bila Ibu Boleh Memilih

Anakku...
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu?
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah
Sembilan bulan nak...
Engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu
kecewa dan berurai air mata
Anakku...
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus
berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia
sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah...
saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita
Rasulullah di telinga mungilmu
Anakku...
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah
malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan
tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan
Anakku...
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu
Tetapi anakku...
Hidup memang pilihan...
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak...
Maafkan ibu...
Maafkan ibu...
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak...
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak...
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu...

Tuesday, February 24, 2015

Conflict...

Feels so absurd to see a person who didn't realize what the have done. Those people even felt not guilty or they felt like they all doing the right thing. In fact they do the same mistake. and make that other people whose doing the mistake. 

I realize that in life, we have so many problem whether it's a small or big problem. It is up to us to make the problem seem smaller or even bigger. And of course to deal and to solve it.

In my own story, i would have conflict with many aspect for instance, peer, office mate, husband, parents, siblings, or even any other member of relatives.
The new cases of mine is a conflict between me and my sister in law. Actually, I don't even thing it was a conflict, but i thought she was made it seem a big problem, probably she got offended for the things that she didn't have to.

Anyway, when we want to make sure for some new and we want to confront something, we need to calm down. You don't have to be so emotional which could make you lose control. You wouldn't care about other people which is very inappropriate to do especially for the things that you don't know the truth. 

Sometime, when we face a problem, it is best for us to keep it calm. if it was a small problem, we better ease it or just let it go especially the problem that cause by other people mouth. For me, as long as it is not offending me hard, i would forget, but if it is really intolerable i would better to confront or maybe just walk away. Walking away doesn't mean that i am just leave the problem, but i have to solve it, then better to not giving anymore respond to someone who not important to me.

As far as I concern, I could say that I have zero conflict with people. But when the people choose to do a cold war, i could do better..  

The longest cold war i have been through was between me and my cousin. It's ignited because of a ridiculous problem "a pen". and it happen for about 3-4 years. and during those years i haven't spoken a word with him. But things get better. He shows a changing, and start to be friendly. Well when people try to be nice with me, I will do ten thousand time nicer.

Monday, February 2, 2015

Weaning with Love

 Apa siy artinya weaning with love? Weaning with love itu bahasa kerenya dari menyapih dengan cinta.. Ya maksudnya cara menyapih ASI yang tidak ekstrim.
 
Klo jaman dulu, pas kita mau nyapih asi, pasti di bilang klo nenenya udah busuk lah, bau lah, ga enak lagi lah... macam-macam kan..

Yang lebih parah lagi.. supaya ngedukung segala kebohongan yang diatas itu, malah di tarok yang bau-bau atau yang pahit-pahit dengan harapan si anak ga mau lagi...

Tanpa disadari kita ngajarin bohong juga kan...
 
Padahal yah, anak itu bisa diajarkan loh tuk lepas sendiri dari ASI. Aq udah praktekin sendiri.

Trus ada mitos kalo anak perempuan harus disapih pas umur 18 bulan.. hukum mana tuh yang bilang begitu? kayaknya ga ada deh .. dalam agama islam pun katanya sapih pas umur anak 2 tahun kan.. trus katanya lagi klo anak perempuan tetep di nenenin lebih dri 18 bulan katanya nanti anaknya jadi bodoh lah.. what a Myth..

Aq sengaja ga sapih dulu pas umur 18 biar aq tetep bisa meluk2 my beloved baby.. aq ajah ga rela klo disapih dulu, aq pengen anaknya puas dulu.. n juga ngelatih kedekatan kita dengan anak kan.. pokoknya aq udah lulus lah S3 ASI.. hehe

 So, how i did it?
Dari umur setahun, si nadya emang udah mulai berkurang asi kan.. secara dya udah makan sendiri.  nah jadi demand untuk produksi asi udah berkurang. Payudara aq juga ga produksi ASI sebabanyak yang dulu. itu juga termasuk langkah2 weaning loh.. jadi ntar pas di sapih, Payudara aq ga bengkak. Kan ada itu orang pas lagi nyapih nenennya jadi bengkak, trus saket malah sampe demam..
Nyapih itu proses bertahap untuk emaknye dan tuk anaknya.

Jadi dari usia 20 bulan, ASI udah mulai dikurangin banget.. klo bisa siy cuma pas tidur malam ajah.. klo ga bisa, maksimal cuma boleh 2 kali ajah sehari. tapi pas udah 22-23 bulan wajibnya cuma 1 kali ajah. biar latihan tanpa asi kan..
Nah dari usia 20 bulan juga and (lebih kuat lgi pas 23 bulan) , si nadya udah di wanti-wanti tuh, and sering diingatin kalo nanti pas dya udah ulang tahun  yang ke dua, nenen udah ga boleh lagi. harus sering dibilang klo si baby udah besar. tiap hari atau dua hari sekali sounding
“Nadya, udah besar, nanti ga nenen lagi ya, kalo haus minumnya air putih, malu klo udah besar masih nenen”

Nah alhamdulillah, pas selesai ulang tahun yang kedua, nenen bener2 stop. and klo anaknya minta kita cuma ngarahin ajah dan bilang klo si nadya udah besar, atau diajakin main ajah. Yang penting emaknya kekeuh klo mo nyapih yah.. yakin bisa. karena si anak bisa tau gelagat ibunya klo ga yakin.
Klo pas udah 2 tahun kemudian masih minta, si nadya tinggal di bilangin "malu lahh, udah gede.. masak masih nenen" trus dialihkan deh..

dan tuk aq, ga ada yang namanya bengkak, sakit, or malah demam.. sampai saat ini udah seblun berlalu.. alhamdulillah weaning with love nya berhasihl...



12-24 months progress

 

What a Cute Eshal Nadya
 

Pendidikan anak: menentukan pilihan sendiri

Tanpa terasa, sudah dua tahun berlalu.. Si baby eshal udah gede ajah.. udah ga bisa kita sebut bayi lagi pun.. Perkembangannya pesat sekalee... Ntah karena masuk PAUD neneknya kali yah, jadi stimulasi nya banyak.. Ngomongnya udah banyak.. What a smart girl!!

But, yeah, semakin gede, semakin pintar, semakin banyak tingkahnya. Udah bisa bilang "tidak", udah bisa milih2 baju... pokonya udah bisa nentukan kemauannya apa. 
Emang siy aq sengaja ajarin si nadya supaya bisa menentukan apa yang dia mau dari kecil. And aq berusaha untuk tidak memaksakan kemauan aq. Biasanya kan para orang tua begitu.. Contoh kecilnya yah, masalah pake baju ajah.. Emang orang tua pengen anaknya keliatan cantik dengan milihin baju kesukaan emaknya, tapi pernahkah si emak perhatikan apa kemauan anaknya?? untuk apa keliatan cantik tapi anaknya ga suka and ga nyaman. akihirnya para emak yang anaknya ga mau dipakein baju itu, memaksakan kan...? parahnya lagi maksa ampe nangis... 
Tanpa disadari, anak itu belajar memaksakan kehendak loh... yang parahnya lagi, klo anaknya itu kan punya jiwa yang baik, pada waktu dewasa nanti dya hanya bisa berdiam diri tanpa bisa menolak. Bahaya kan kalo dya udah punya kehidupan sosial sendiri? akhirnya hanya bisa diperalat oleh temannya...

Makanya sedari kecil harus udah di didik untuk mampu menentukan apa yang dya mau. Jika kita mau nyuruh sesuatu, dan si anak ga mau, ya para orang tua musti mutar otak mencari cara merayu, membujuk ataupun mencari selah supaya si anak yang melakukannya sendiri dengan suka rela dengan kemauannya sendiri..

Sekarang si nadya paling susah klo disuruh mandi.. klo makan siy ga usah ditanya lagi susahnya. 
Urusan mandi, uminya musti cari seribu cara.. mulai dari pasang wall stiker, cari bebek karet, mainan, dan lain2 sampe mandiin boneka beneran (supaya dya bermain peran tuk mandiin anak)..

klo urusan makan musti nunggu dya lapar. klo udah lapar, otomatis makan sendiri dyanya...

Klo di pikir-pikir, pendidikan anak banyak banget yah.. tuk zaman sekarang ini, aq harus memberikan bekal yang cukup. Kita ga bisa lagi ikut dengan pola asuh zaman dulu. Ya.. kadang2 neneknya siy masih suka ngasuh juga, ya secara masih tinggal satu atap... ya palingan kita jelasin ama neneknya supaya jangan terlalu mengikuti pola asuh zaman.. (walo pada akhirnya neneknya agak sedikit emosi.. haha)

Friday, January 16, 2015

Let Sing a happy birthday song


Happy 2nd aniversary My Baby Eshal..

 
Eshal Birthday Cake

Abi, Eshal and Umi

Saturday, July 19, 2014

Menjadi seorang panitia pemeriksa barang

Tanpa aq ketahui, or tanpa ada konfirmasi apapun or at least tanya kek kesediaan aq, aq ditetapkan menjadi salah satu anggota Panitia Pemeriksa Barang or Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. Tepatnya menjadi sekretaris.

Sebenarnya aq keberatan dengan hal itu. Bukannya ga mau, cuman yah, yang begitu2 yang menyangkut proyek biasanya pasti berhubungan dengan birokrasi yang jelek baik itu KKN or hal lainnya. Belum lagi resiko nya tinggi kan yah, sarat akan pemeriksaan dari BPK, Inspektorat, Polisi atau lembaga lainnya lah.

Honornya ga seberapa, tapi capek and tanggung jawabnya besar. Makanya aq agak2 keberatan ketika tau jadi salah satu panitianya.

Tapi, apa mau dikata, semuanya udah di SK kan, Lagi pula sebagai PNS yang baik (uhuk), harus taat perintah kepala kan yah. Dan setelah aq pikir2, ya mungkin ini salah satu pengalaman yang harus aq tau di dunia per PNS-an.. hehe
Mau mengundurkan diri rasanya kok aq agak ragu. Masak cuman hal kecil gitu ajah aq ga mampu. Akhirnya aq jalani sajah sambil membuktikan bahwa aq mampu dan bisa serta inshaallah bebas KKN.

Aq berkomitmen ga akan menerima duit apapun itu dari pengusaha/rekanan. Biasanya mereka itu gitu. istilahnya uang capek. Padahal mana ada yang gituan. Kan honor mank udah ada walaupun ga seberapa. Mudah-mudahan aq ga tergoda ama duit-duit itu (walopun tergiur juga siiy). Bukannya juga sok idealis ato sok megang prinsip, tapi yah emang begitulah aq, jangan sampe gara2 uang seumprit aq dijengkalin ato disepelein ama orang2 itu.. Ga sudi lah yau... :D

Inshaallah aq selalu termotivasi untuk selalu hidup jujur. Karakter yang baik musti tetap di jaga. yuk bantu revolusi mental... (pinjam istilah pak joko.. ) hehe

Friday, July 18, 2014

Bermain peran...


Alhamdulillah, naek pangkat dan golongan istimewa...

Ini post sebenarnya udah hampir kadaluarsa. harusnya udah di posting sejak april lalu.. Masih ajah teronggok dya di draft. Sebenarnya udah ditulis lama, tapi ga selesai. Maklum, semenjak jadi emak2 kegiatan apapun banyak terpending. kadang si eshal minta temenin ini lah itulah, jadinya yah musti ngalah kan..

Baiklah, awal posting sudah di rubah mari kita simak inti dari posting ini.. hehehe

PNS itu naik pangkatnya yang reguler kan tiap 4 taon sekali. Nah berhubung kemaren itu pas setelah lahiran nadya aq dapat jabatan eselon 4a alias jadi Pj. Kasi, jadi setelah setaon dilantik dari jabatan itu aq bisa langsung ngajukan usulan pangkat. Jadi ga perlu nunggu ampe 4 taon, cukup setaon sajah. Padahal aq baru sajah naek pangkat ya sekitar taon 2012. Nah sekarang 2014 aq dapat naek setingkat lagi.

Kesimpulannya, Alhamdulillah dan aq harus selalu bersyukur karena selalu diberikan rezeki dari Allah. 

Impiannya bisa dapat naek pangkat istimewa lagi. Mana tau ajah bisa dapat eselon 3, langsung lompat lagi deh.. hehehe... Tapi itu kecilo sekali kemungkinannya. Saingan banyak, ga punya chanel, pengalaman masih sedikit, dan yang pasti aq pasti dianggap masih junior (secara umur masih muda dibanding para pejabat pns laen) Jadi Kecil lah kemungkinannya. 
Aq siy masih fokus ama ngurusin anak ama banyak2in cari pengalaman kerja di lingkungan birokrasi PNS yang paling ga beres sedunia... -_-
Mudah2an tidak terkontaminasi dengan bobroknya birokrasi tersebut. Dipilih yang baik2nya sajah..

Motivasi hidup buat aq untuk terrus ngejar kesuksesan hidup. Sukses di rumah and di kantor... :)

Sekian..

Friday, June 20, 2014

Eating By her own


Vaccine MMR

Pas nadya usia 15 bulan kemaren.. DYa aq bawa ke dsa tuk imunisasi MMR alias Mumps Measle and Rubella... Ga terlalu mahal kok dibanding combo DPT-Hib-Polio...

MMR ini imunisasi tuk mencegah penyakit campak, campak jerman and dondongan. Kebayang kan klo anak sekecil itu udah sakit yg macem-mace. Makanya untuk mencegahnya aq kasih aja vaksinnya. Katanya siy vaksin itu ga selamanya, but it's okay,  like my main purpose is to delay.. Klo ngobatin anak usia sd or more sakit itu lebih gampang karena mereka udah bisa ngomong. Nah kalo batita... bisa berabe kan...

Harga vaksin MMR (obatnya) itu sekitar 100.000,- belum termasuk jasa dokter. Nah klo kita dilingkungan kota besar kemungkinan biaya praktek dokter sekitar 150.000,- so totalnya 250.000,- Klo di kota kecil jasa dokter cuma 50.000,- jadi biaya totalnya cuma 150.000,-

Untuk imunisasi MMR kemaren aq kasihnya di dsa di Langsa, ya kategori kota kecil brarti cuman 150ribu doang. :)

Pernah juga dulu pas imunisasi pediacel kombo itu.. hrga vaksinnya 600 ribu + biaya dokter 150 ribu jadi 750 ribu deh.. cekak deh emaknyeee...

Thursday, June 19, 2014

17 months progress

Perkembangan nadya sebenarnya udah banyak.. cuman uminya lagi gak punya waktu buat ngeblog.. maafkan umi yah nak klo suatu saat engkau baca blog umi ini, dari usia setahun udah jarang dibuat. Tapi Nadya bisa cek di you tube juga... :)

Lets start:
1. Ngomong udah mulai paham
2. kata-kata makin banyak. Yang paling pnting udah tau bilang minum dan makan klo dya lagi haus and lapar.
3. Gigi juga udah banyak. udah 12 gigi... (makin takut kena gigit klo lagi nenen)
4. mulai banyak akal.. make jurus nangis supaya apa yg diminta di kasih (but is not working on me unless she's sick)
5. Suka maen peran. Dorong stroller and keranjang mainan.
6. Karena udh masuk paud, udah bisa ngikut nyanyi2 and doa-doa
7. Pas lagi sakit demam kemaren, nadya udah timbul tantrum nya.. Thanks god it's over. Sooo stressfull
8. Makan juga masih milih-milih. Jadi sekarang sengaja dibikin laper supaya lahap..hap..hap... (maafkan umi yah nak, that's for your own sake)